"Ini diperlukan untuk memahami potensi kehidupan beragama dari semua aspek kehidupan dan akan menjadi informasi dalam rangka menangani sumber-sumber konflik dan hubungan antar umat beragama," kata Ketua MUI KH Amrullah Ahmad.
Hal itu disampaikan dia usai bertemu dengan Wakil Presiden Boediono di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (6/10/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil pemantauan peta dakwah nasional, menurut Amrullah, juga bisa dimanfaatkan oleh pemerintah untuk membuat kebijakan strategis untuk menangani konflik yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Ia berencana menggandeng lembaga pemerintah untuk menyusun peta dakwah tersebut.
Bagaimana tanggapan Boediono? "Tadi wapres sangat antusias untuk respon penyusunan peta dakwah nasional untuk jaga stabilitas hubungan umat beragama," jawab Amrullah.
(irw/gun)











































