"Indikasinya berdasarkan hasil scientific senjata api M-16 yang ditemukan dari Taufik (pelaku), ternyata identik dengan yang telah digunakan untukย penyerangan 3 petugas di hamparan polsek dan perampokan CIMB Niaga," kata Wakadiv Humas Polri Brigjen I Ketut Untung Yoga Ana di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Selasa (5/10/2010).
Kesamaan itu, kata Yoga, didapatkan setelah peluru yang bersarang di tubuh korban penyerangan Mapolsek Hamparan Perak identik dengan peluru M-16 yang ditemukan dari tangan Taufik. Sama halnya dengan peluru yang bersarang di tubuh Briptu Immanuel Simanjuntak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yoga menyebutkan, polisi memiliki bukti pembanding untuk memastikan temuan itu. Ada 14 tembakan yang keluar dari senjata M-16.
"Karena itu jelas maka ada hubungan langsung antara CIMB Medan dengan Mapolsek Hamparan Perak," tukas Yoga.
Selain M-16, polisi juga menyita berbagai senjata dari kelompok bersenjata yang disergap di Serdang Bedagai. Antara lain, senpi AK 56, pistol, amunisi 7,62, 5,56, 38, 45. Lalu apakah terkait teroris?
"Ya, senjata-senjata ini terkait dengan (teroris) Aceh," tandasnya.
(ape/gun)










































