"TNI dengan tugas dan kewenangan yang diberikan oleh undang-undang, harus mendukung Polri untuk menanggulangi aksi-aksi terorisme," kata SBY dalam sambutan di HUT ke-65 TNI di Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Selasa (5/10/2010).
TNI dan Polri harus bersinergi untuk melawan para pelaku teror. Satu sama lain saling bahu membahu melawan aksi terorisme.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langkah-langkah strategis dan operasional, untuk menghentikan aksi-aksi terorisme di tanah air pun mesti dilakukan. Jangan sampai negara kalah oleh para pelaku teror.
"Saya tegaskan sekali lagi, bahwa negara tidak boleh kalah, dan harus menang melawan terorisme. Terorisme adalah musuh negara, musuh kita bersama," ujar purnawirawan jenderal itu.
SBY juga memberikan instruksi kepada segenap aparatur pemerintahan di daerah, dengan melibatkan para tokoh masyarakat, bersama Polri dan Komando Teritorial TNI, untuk berperan aktif dalam menjaga kondisi keamanan di daerah.
"Kesiagaan dan tindakan cepat jajaran Polri dan TNI di seluruh penjuru tanah air juga sangat diperlukan," tutupnya.
HUT ke-65 TNI berlangsung meriah meski sempat diguyur hujan. Atraksi pesawat Sukhoi menjadi acara unggulan. Maklum, beberapa di antara pesawat itu baru saja dikirim Rusia, yang proses perakitannya bulan lalu menjadi kontroversi menyusul tewasnya 3 teknisinya akibat minuman keras bercampur spiritus.
(ndr/nrl)











































