Untuk mendapatkan keterangan dari Halik, anggota KNKT pun menyambangi ruang tahanan Mapolres Pemalang. Maklum, sejak Sabtu 2 Oktober kemarin, Halik telah diamankan pihak kepolisian.
"Kami meminta keterangan ini dengan tujuan untuk mencocokkan fakta di lapangan, di TKP, dan pengakuan dari masinisnya," ujar anggota KNKT, Kartomo, di Mapolres Pemalang, Jl Jenderal Sudirman, Pemalang, Jawa Tengah, Minggu (3/10/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika temuan nanti benar-benar karena kesalahan faktor manusia maka KNKT akan menyerahkan kepada kepolisian," imbuh Kartomo yang mengenakan kemeja kotak-kotak dan topi KNKT.
Selain mengumpulkan data di TKP, KNKT juga meminta keterangan asisten masinis, H Jiono. Keterangan-keterangan ini akan dikumpulkan sehingga didapat data yang komprehensif.
Pada Sabtu 2 Oktober kemarin, KA Argo Anggrek menabrak KA Senja Utama tujuan Semarang yang sedang berhenti di Stasiun Petarukan, Pemalang, sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Gerbong terakhir KA Senja Utama hancur dan sebuah gerbong lagi terguling. 36 Orang dinyatakan tewas, dan dari jumlah tersebut, 27 orang sudah dapat diidentifikasi.
(vit/fay)











































