Kemendiknas: Tes Keperawanan Diskriminatif

Kemendiknas: Tes Keperawanan Diskriminatif

- detikNews
Sabtu, 02 Okt 2010 12:52 WIB
Jakarta - Kementerian Pendidikan Nasional menilai wacana penerapan tes keperawanan bagi siswi baru SLTP dan SLTA diskriminatif. Kemendiknas tidak pernah mendukung wacana itu.

"Soal aturan masuk ke sekolah kan sudah jelas bagaimana peraturan itu mengatur. Kementerian Pendidikan Nasional menilai tes keperawanan itu diskriminatif. Kami tidak pernah mendukung wacana yang mengarah ke sana," kata Wakil Menteri Pendidikan Nasional, Fasli Jalal.

Hal ini disampaikan Fasli saat menghadiri acara pembukaan Indonesia Book Fair 2010 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (2/10/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, wacana itu di luar koridor UU yang berlaku. "Itu kan wacana yang digulirkan anggota DPRD. Biarkan sajalah itu, dia kan juga punya hak bicara," ujar Fasli.

Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jambi, Bambang Bayu Suseno, mengusulkan agar saat penerimaan siswa baru mulai dari tingkat SMP, SMA dan perguruan tinggi, dilakukan tes perawanan bagi siswa perempuan.

Tes tersebut bertujuan menangkal banyaknya hubungan seks bebas di kalangan pelajar. Usulan perseorangan itu tidak didukung pemerintah setempat. (aan/ken)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads