Dua masinis tersebut adalah Giono dan M Kholik. Keduanya akan dimintai keterangan mengenai berbagai hal, terkait kecelakaan maut yang menewaskan 31 orang itu.
"Misalnya soal kronologi kejadian dan sebagainya," kata Kasat Reskrim Polres Pemalang, AKP Suwarto di Stasiun KA Petarukan, Pemalang, Jawa Tengah, Sabtu (2/10/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya diberitakan, KA Argo Anggrek menabrak KA Senja Utama yang sedang berhenti di Stasiun Petarukan, Pemalang, sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Gerbong terakhir KA Senja Utama hancur dan sebuah gerbong lagi terguling.
Data terakhir menyebutkan, akibat kejadian itu 31 orang tewas. Tidak tertutup kemungkinan, jumlah korban masih terus bertambah karena masih banyak korban yang terjepit di gerbong KA naas itu.
Proses evakuasi terhadap korban juga masih dilakukan. Sekitar pukul 08.30 WIB, satu kereta alat berat kembali didatangkan ke lokasi kejadian untuk mempercepat proses evakuasi.
(djo/djo)











































