Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Sumut Brigjen Pol Syafruddin menyatakan, secara keseluruhan polisi yang dikerahkan itu berasal dari Samapta dan Brigade Mobil. Pasukan tersebut secara terpisah melakukan pengejaran di tiga lokasi.
"Pengejaran dilakukan di lokasi yang diduga menjadi tempat pelarian para anggota komplotan bersenjata ini. Ada tiga lokasi daerah ini yang menjadi sasaran penyisiran, di sekitar Kecamatan Dolok Masihul, yakni Desa Dolok Manampang, Desa Pekan Kamis dan Desa Pertapakan" kata Wakapolda Syafruddin kepada wartawan di Desa Dolok Manampang, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, Jumat (1/10/2010).
Selain mengerahkan polisi bersenjata lengkap, pengejaran juga melibatkan anjing-anjing pelacak. Anjing ini bertugas mengendus arah pelarian anggota komplotan ini yang sudah terpecah-pecah dalam beberapa kelompok kecil pasca baku tembak dengan polisi.
Polisi memfokuskan pencarian di wilayah hukum Polres Simalungun, Polres Tebing Tinggi, Polres Serdang Bedagai dan Polres Deli Serdang. Sejauh ini pengejaran itu baru berhasil menemukan sejumlah barang bukti, antara lain lima unit sepeda motor, ransel yang digunakan para pelaku, serta selongsong peluru dari baku tembak dengan polisi.
(rul/aan)











































