"Awalnya mereka bentrok pakai senjata tajam, tapi ternyata ada juga yang bawa senjata api
kita juga tidak menduga," kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Gatot Edy Pramono di PN Jaksel, Jalan Ampera Raya, Rabu (29/9/2010).
Gatot mengatakan, pihaknya telah menerjunkan 286 anggota untuk berjaga di PN Jaksel sejak pagi. Namun ternyata, bentrokan tidak terhindarkan. "Kita menemukan satu selongsong peluru kaliber 32 tapi untuk jenis pistolnya kita masih belum tahu," kata Gatot.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiga orang tewas dalam bentrokan itu. Diduga, korban tewas berasal dari massa pendukung korban dalam kasus tersebut. Sejumlah orang lainnya terluka, beberapa di antaranya kritis.
Saat ini, Jl Ampera Raya telah dibuka kembali setelah sempat ditutup. Namun, penjagaan masih dilakukan.
(ken/irw)










































