"Tentu kalau ada tawaran seperti itu tentu partai akan mencari kader profesional yang stoknya banyak," ujar Wasekjen DPP PD, Saan Mustopa, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/9/2010).
Saan menuturkan, PD memiliki segudang kader potensial yang siap menggantikan menteri tidak profesional. Jika SBY menghendaki, PD akan merelakan kader berpegalaman sesuai bidangnya untuk dilantik menjadi menteri.
"Akan kita sesuaikan dengan stok kebutuhan yang sesuai dengan bidangnya. Misalnya kalau menteri pertanian bisa Pak Jafar Hafsah (Ketua FPD DPR)," terang Saan.
Namun demikian, Saan menyampaikan, posisi PD tidak meminta menteri tambahan. PD menghormati hak prerogatif Presiden.
"Reshuffle menjadi hak Presiden, dan evaluasi itu tidak selalu berkaitan dengan reshuffle kabinet juga," tutupnya.
(van/gun)











































