"Saya sampaikan selamat kepada pemenang. Kami telah ikhlas dan legawa menerima hasil pemilihan ini," demikian disampaikan Begug di hadapan ratusan pegawai Pemkab Wonogiri, Jum’at (17/09/2010).
Pilkada Wonogiri digelar Kamis (16/9) kemarin. Begug Purnomosidi, yang sudah dua periode menjabat bupati Wonogiri kembali mecalonkan diri sebagai cawabup mendampingi Sumaryoto, pengusaha otobus dan anggota DPR RI, yang maju sebagai cabup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiga calon lainnya adalah pasangan Sutadi-Paryanti yang diusung Partai Golkar (12 kursi), Mulyadi-Edi Purwanto yang dicalonkan oleh Partai Demokrat (5 kursi) dan lima partai tanpa kursi di DPRD yaitu Hanura, PKB, PBB, PKBP, dan PDP. Sedangkan pasangan nomor urut empat adalah Danar Rahmanto-Yuli Handoko yang dicalonkan oleh koalisi PAN (4 kursi), Gerindra (2 kursi) dan PPP (2 kursi).
Namun di luar dugaan, hingga saat ini suara yang telah terhitung menunjukkan pasangan Danar-Yuli menang telak. Dari sekitar 93 persen suara yang telah masuk dan dihitung oleh KPU Wonogiri, pasangan Danar-Yuli mendominasi perolehan dengan 41,9 persen suara. Sumaryoto-Begug menyusul dengan 27,1 persen suara, Sutadi-Paryanti 19 persen suara dan Mulyadi-Edi 11 persen suara.
Atas hasil tersebut, Begug berharap kalangan birokrasi di Pemkab Wonogiri mampu segera menyesuaikan dengan perubahan kepemimpinan yang akan segera terjadi seiring dengan pergantian pimpinan. "Kami berharap birokrasi membantu Mas Danar dengan sepenuh hati," demikian pesan Begug yang juga kerabat dekat keluarga Cendana tersebut.Menilik hasil sementara ini, bisa dipastikan Pilkada Wonogiri berlangsung hanya satu putaran. Hal tersebut sesuai dengan persyaratan minimal 30 persen seperti digariskan dalam UU No 12 Tahun 2008 tentang Pemilukada hasil revisi dari UU No 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. (djo/djo)










































