"Selama 3 minggu ke depan anggaran kunjungan ke luar negeri anggota dewan akan menghabiskan anggaran negara sebesar Rp. 3,7 milyar," kata Kordinator Investigasi dan Advokasi Seknas FITRA Uchok Sky Khadafi, dalam siaran pers, Selasa (14/9/2010).
Β
Tujuan kunjungan komisi IV ke Belanda dan Norwegia adalah berkaitan dengan studi banding pertanian dalam rangka RUU Hortikulkura. Sementara itu tujuan kunjungan Komisi X ke 3 negara, Afrika Selatan, Korea selatan dan Jepang untuk melakukan studi banding yang berkaitan dengan Pramuka.
"Sebetulnya staf ahli anggota DPR telah menyelesaikan DIM (Daftar Investaris Masalah) baik DIM untuk RUU pramuka maupun DIM RUU Hortikulkura. Jadi, kunjungan ke luar negeri anggota DPR tidak diperlukan lagi, karena DIM sudah selesai semua dan tinggal dibahas bersama anggota DPR," kata Uchok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami dari seknas FITRA meminta kepada anggota dewan terhormat untuk membatalkan saja kunjungan ke lima negara, dan uang sebesar Rp. 3.7 milyar bisa kembali lagi ke kas negara atau disumbangkan saja kepada orang-orang miskin," ungkapnya.
Seknas FITRA mendapat data tersebut dari RKA/KL (Rencana Kerja Anggaran/Kementerian/Lembaga) DPR tahun 2010.
(mpr/ndr)










































