"Kalau ada open house, di sini rame. Penjual jadi untung. Di daerah sini, kalau ada open house banyak yang dagang, Jadi warga dapat berkah," kata pemilik warung, Encih, di Jalan Letda Nasir, Bogor, Sabtu (11/9/2010).
Warung Encih terletak sekitar 10 meter dari gerbang masuk Kompleks Puri Cikeas. Encih mengaku, apabila ada open house maka warungnya selalu ramai dikunjungi pembeli.
Dikatakan dia, warga lainnya di sekitar tempat tinggal SBY juga mendapatkan rizki tambahan dari acara tersebut.
"Ini yang rumahnya di pinggir jalan dan halamannya jadi tempat parkir juga jualan dan ramai pembelinya. Sekarang sepi karena tidak ada open house," ujar perempuan berusia 34 tahun ini.
Encih menceritakan, SBY biasa menggelar open house untuk masyarakat di Cikeas pada Lebaran hari pertama atau kedua. Open house biasanya dihadiri ribuan warga.
"Kalau di sini ada 3 pintu masuk. Pintu utama untuk penyandang cacat, kalau warga biasa lewat pintu masjid sama pintu belakang. Jadi tertib," kenangnya.
SBY juga kerap memberikan sejumlah uang kepada para penyandang cacat. "Iya suka ngasih duit buat yang cacat. Malah katanya suka ada yang dikasih kursi roda," ujar Encih.
(her/aan)











































