Pengamatan detikcom, Jumat (10/9/2010), para pedagang ada di setiap sudut dan trotoar sejak dini hari. Mereka menjajakan pernak pernik Lebaran mulai dari peci untuk keperluan salat, kaligrafi, dompet, ikat pinggang, jam tangan, dan gelang. Ada juga pedagang makanan dan minuman.
Keberadaan para pedagang tentu bisa membantu para jamaah yang hendak melaksanakan ibadah salat dengan membeli perlengkapan baik sebelum maupun sesudah salat. Namun, di sisi lain keberadaan mereka juga mengganggu kelancaran lalu lintas di area Istiqlal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terlebih ketika usai salat, banyak pengunjung yang mendatangi para pedagang sehingga membuat penumpukan di pintu keluar Istiqlal.
Tidak hanya trotoar, bahu jalan pun digunakan para penjual untuk menarik perhatian pembeli, hasilnya bunyi klakson mobil dan motorย bersautan untuk sekedar memperlancar jalan.
(her/aan)











































