Kritik SBY di Kompas, Kolonel Adjie Minimal Terancam Sanksi Teguran

Kritik SBY di Kompas, Kolonel Adjie Minimal Terancam Sanksi Teguran

- detikNews
Senin, 06 Sep 2010 14:46 WIB
Jakarta - Kolonel Adjie Suradji terancam sanksi karena menulis artikel berisi kritik pada kepemimpinan SBY. Mabes TNI AU sudah memberi warning adanya pelanggaran etika. Adjie sebagai anggota TNI aktif tidak pantas mengkritik SBY selaku panglima tertinggi.

Sanksi yang mengancam perwira yang sering menulis dan menjadi pembicara ini adalah teguran. "Karena etika, ini teguran bisa ya," kata Kapuspen TNI AU Marsma Bambang Samoedro saat dihubungi detikcom, Senin (6/9/2010).

Namun untuk lebih jelasnya, persoalan ini akan dibawa dan dilaporkan ke Dewan Kepangkatan. Nanti di dewan tersebut akan diambil keputusan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia (menulis) mencantumkan anggota TNI AU. Dia memang masih tercatat sebagai anggota. Secara etika tidak boleh mengomentari panglima," ujar Bambang. Akan menjadi lain kalau Adjie tidak mencantumkan institusi TNI AU.

Bambang juga menyatakan, Adjie juga menghadapi tuntutan oditur militer. "Dia juga masih ada persoalan yang mesti diselesaikan dengan TNI AU," tutup Bambang.

Kolonel Adjie menulis opini berjudul 'Pemimpin, Keberanian, dan Perubahan' di harian Kompas yang mengkritik kepemimpinan Presiden SBY. Adjie menguraikan mengenai seorang pemimpin ideal dengan upaya pemberantasan korupsi yang tak kunjung tuntas. Dia menulis Indonesia sudah dipimpin oleh 5 presiden yang masing-masing mempunyai ciri kepemimpinan tersendiri.

"Namun sayang hingga presiden keenam (SBY) ada hal yang buruk yang belum berubah yaitu perilaku korup para elite negeri. Akankan korupsi menjadi warisan abadi? Saatnya SBY menjawab," tulis Adjie.

(ndr/nrl)


Berita Terkait