PDIP: SBY Seharusnya Tegaskan Siapa Kawan, Siapa Lawan

PDIP: SBY Seharusnya Tegaskan Siapa Kawan, Siapa Lawan

- detikNews
Kamis, 02 Sep 2010 10:38 WIB
Jakarta - PDIP kecewa karena Presiden SBY tidak menunjukkan diplomasi yang keras menghadapi Malaysia. SBY seharusnya menunjukkan kepada TNI, siapa kawan dan siapa lawan.

"Seharusnya Presiden SBY menentukan siapa kawan, siapa lawan," ujar Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo kepada detikcom, Kamis (2/9/2010).

Menurut Tjahjo, Pernyataan PM Malaysia jauh lebih keras dari pidato SBY. "Pernyataan PM Malaysia setidaknya sudah menganggap enteng Indonesia, seharusnya Presiden wajar dan harusnya melakukan pidato dalam arti dengan model diplomasi keras karena ini sudah menyangkut kedaulatan," keluh Tjahjo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Tjahjo, gaya pidato SBY di Mabes TNI justru tidak senada dengan semangat rakyat menjaga kedaulatan NKRI. Padahal tanpa harus perang pun, SBY bisa menunjukkan diplomasi yang keras dan membanggakan rakyat.

"Beliau sebagai Presiden RI yang harus kita jaga dan bertugas menjaga harga diri bangsa Indonesia. Hanya, gaya materi pidato Presiden RI kemarin itu berbeda dengan gaya Rakyat Indonesia yang cinta kedaulatan NKRI," tutupnya.

(van/mad)


Berita Terkait