Ketidakhadiran BHD ini dilaporkan oleh Wakapolri Komjen Pol Yusuf Manggabarani. Wakapolri datang sendirian ke kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (23/8/2010).
Kurang dari 10 menit, Yusuf keluar lagi dari Kantor Presiden. Saat ditanyakan wartawan mengapa kehadiran Wakapolri hanya sebentar di kantor presiden, Yusuf menjawab, "Saya cuma melaporkan perkembangan terakhir."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya betul. Cuma kecapaian saja," ujarnya.
Yusuf mengaku, perkembangan terakhir mengenai antisipasi perampokan jelang lebaran juga termasuk yang dilaporkan kepada presiden. Langkah yang ditempuh untuk antisipasi tersebut juga masih dalam pembahasan Polri. Yusuf pun enggan merincikan langkah-langkah tersebut.
"Ini masih dalam pembahasan. Jadi nggak etislah kalau disampaikan," tambahnya.
Sebelumnya, Kapolri pertama kali menghilang saat sertijab 5 pejabat pati Polri pada Kamis 12 Agustus. BHD kemudian muncul lagi pada 16 Agustus saat sertijab 7 pati Polri. Usai melantik 7 pati, BHD tak langsung hadir di acara tahunan pidato kenegaraan SBY di Gedung DPR.
BHD muncul keesokan harinya pada 17 Agustus di Istana Negara. Saat itu, BHD mengaku sakit sehingga tidak bisa menghadiri sejumlah acara penting tersebut. Jumat 20 Agustus, BHD muncul pada salat Jumat di Mabes Polri. Sore harinya BHD ikut berbuka puasa bersama di Istana Negara.
Sabtu 21 Agustus, BHD kembali dikabarkan sakit. Kabar menghilangnya BHD, disebut-sebut karena adanya teguran presiden terkait pelantikan 9 Kapolda.
(gus/fay)











































