"Dia (Sarimin) sudah ditangkap polisi sejak tadi malam," kata Dini, seorang warga sekitar kepada detikcom, di Jl Jagakarsa Raya, Jakarta, Senin (23/8/2010).
Menurut Dini, Sarimin sudah bertahun-tahun menjual jamu. Namun baru 3 bulan berjualan di Jl Jagakarsa Raya. Sebelumnya, Sarimin pernah berjualan jamu dan miras oplosan juga di dekat lokasi. Toko jamu Sarimin juga pernah menewaskan 2 orang warga sekitar, sehingga Sarimin pun diusir warga berjualan di daerah setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Minggu sore, lanjut Dini, orang-orang yang ikut minum minuman keras di toko jamu Sarimin sejak Sabtu malam meninggal satu per satu. Bahkan setahu Dini, sudah ada 9 orang yang tewas. 2 di antaranya perempuan.
"Ada ABG perempuan yang meninggal juga. Tapi belum ketahuan warga mana," ujarnya.
(gus/fay)











































