"Siapa saya? Saya Syaukani?"Â ucapnya saat disapa wartawan, di ruang perawatan gedung A, RSCM, Jakarta, Sabtu (21/8/2010).
Saat dikunjungi wartawan, Syaukani mengenakan kemeja hijau bermotif garis. Penerima grasi 3 tahun hingga bebas ini hanya terbaring di tempat tidur dengan selimut yang menutupi sebagian tubuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kadang lupa siapa saya istrinya. Tapi nanti ingat lagi," tutur Dayang.
Dilihat dari perawakannya, badan mantan Bupati Kutai Kertanegara itu nampak lebih kurus. Rambutnya dipotong lebih pendek dan sebagian telah memutih.
"Saya Syaukani? Saya mau pulang....," ucapnya Syaukani pelan-pelan saat ditanya kondisi kesehatannya.
Dayang mengungkapkan, suaminya tidak bisa lagi mengenali anak-anaknya. Ia berharap semua macam pengobatan dicoba untuk kesembuhan Syaukani.
"Tapi Alhamdulillah kalau makan dia lahap," tukas Dayang.
Keluarga berkeinginan agar Syaukani segera dibawa ke rumah sebelum lebaran tiba. Namun, hal itu masih menunggu izin dokter.
Sebelumnya, SBY mengabulkan grasi untuk Syaukani. Menkum HAM Patrialis Akbar menyebut pemberian grasi lantaran Syaukani sakit keras dan tidak sadarkan diri. Patrialis bahkan menyebut Syaukani seperti mayat hidup yang hanya bisa tergolek di tempat tidur.
(ape/van)











































