Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Boy Rafli Amar membenarkan penangkapan itu. "Memang betul ada yang sudah ditangkap, tapi saya belum tahu siapa saja. Saya belum dikasih datanya," kata Boy saat dihubungi wartawan, Senin (17/8/2010).
Boy sendiri enggan menjelaskan lebih detil penangkapan itu dengan alasan masih dalam penyidikan. "Anggota masih di lapangan, masih mengembangkan," kata Boy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, dari 11 yang ditangkap, hanya 4 yang ditahan. "Tujuh orang lagi tidak terkait," katanya.
Sumber mengatakan, keempat penadah ini merupakan toko langganan para perampok. Usai melakukan perampokan, emas hasil jarahan dijual di toko penadah.
"Dijualnya diecer. Ada yang 1 kilo, ada yang setengah (kilogram) ada juga yang seperempat (kilogram)," ujarnya.
Tiga toko emas di Pasar Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan pada Jumat (6/8) disatroni kawanan perampok. Saat itu, pelaku yang diperkirakan berjumlah 14 orang merapok tiga toko emas saat pasar sedang sepi.
Pelaku menggunakan 7 motor. 7 Pelaku menyebar masuk ke dalam pasar sedangkan lainnya menunggu di motor.
Usai melakukan perampokan, pelaku mengumbar tembakan ke arah warga. Emas pun sempat tercecer di jalanan saat kawanan perampok itu kabur ke arah Lapangan Ros, Tebet, Jakarta Selatan.
(mei/anw)











































