"Menurut saya, itu datar sekali," kata Mega usai menghadiri upacara peringatan HUT ke-65 RI di depan kantor DPP PDIP, Jl Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (17/8/2010).
Bagi putri proklamator Bung Karno ini, pidato lawan politiknya tersebut kurang menyentuh permasalahan bangsa secara krusial. Beberapa isu yang sedang hangat, seperti kasus penangkapan pegawai DKP oleh Malaysia seharusnya dibicarakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya itu, permasalahan reformasi juga tidak disinggung secara konkrit. Konversi minyak tanah ke tabung gas juga seharusnya ikut dibahas dalam pidato tahunan tersebut.
"Juga masalah konversi dari minyak tanah ke gas. Hal seperti itu yang seharusnya diberikan secara formal," tegasnya.
Jadi, penilaian terhadap pidato tersebut baik atau buruk? "Nah, itu kamu yang jawab yah," ucap Mega setengah tertawa.
(mad/fay)











































