"Dari kemarin Menlu RI (Marty Natalegawa) sudah menegaskan untuk KBRI melakukan pengecekan ke lokasi. Dan dibantu KJRI Johor Baru kita telah mendapatkan akses untuk bertemu (dengan 3 DKP), mungkin besoklah," kata juru bicara Kemlu Teuku Faizasyah, kepada detikcom, Minggu (15/8/2010).
Faiza berharap jika pertemuan besok jadi dilangsungkan, staf KBRI dan KJRI yang ditugaskan diharap mendapatkan info yang selengkap-lengkapnya tentang kronologi perselisihan yang terjadi di perbatasan perairan Indonesia-Malaysia pada Jumat 13 Agustus pukul 21.00 WIB itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu Teguh
Wardoyo menyatakan, pihaknya sedang menunggu data resmi tentang peristiwa itu.
"Hingga saat ini sedang ditunggu data resmi tentang nama, peristiwa dan suratnya," ujar pria yang akan menduduki posnya sebagai Konjen di Hong Kong ini.
(lia/nrl)










































