"Petugas penilik jalur kereta sudah kita terjunkan. Hasilnya, kondisinya lumayan baik," kata Kahumas Daops IV Semarang, Sapto
Hartoyo melalui telepon, Rabu (11/8/2010).
Di Jateng, perlintasan tanpa palang pintu, kerap jadi masalah. Diakui Sapto, itu merupakan kawasan rawan kecelakaan, karena tak ada kontrol. Sebab itu, pihaknya menggandeng pemerintah setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang lebih tahu tentang perlintasan tanpa palang, ya pemerintah setempat. Kalau PT KA kan mengontrol yang dibuat PT KA sendiri,"
jelasnya.
Untuk posko Lebaran, Sapto mengatakan, hal itu baru akan dilakukan H-7 Lebaran di tiap stasiun. Saat ini, konsentrasi PT KA adalah menyiapkan infrastruktur dan SDM yang memadai. "Kami berharap, pemudik melintasi Jateng, khususnya Semarang, dengan nyaman," pungkasnya.
(djo/djo)











































