"Itu kembang api yang sudah kadaluwarsa," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli Amar dalam pesan singkatnya, Selasa (10/8/2010).
Boy mengatakan, kembang api yang akan dimusnahkan sebanyak 3.171. Kembang api itu milik PT Toyindo, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang usaha hiburan kembang api. Kembang api itu biasa digunakan dalam sejumlah perayaan misalnya tahun baru atau ulang tahun.
Boy mengatakan kembang api itu meledak saat akan dimusnahkan di empang dekat Pusat Bisnis Pluit (Jakarta Distribution Centre). Namun Boy belum mengetahui, apa yang menyebabkan kembang api itu meledak.
Mobil pick up yang digunakan untuk mengangkut kembang api itu juga ikut terbakar karena berada di pinggir empang. 5 Orang terluka karena peristiwa ini.
Korban dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat yakni RS Bunda Suci, RS Cengkareng, dan RS Pantai Indah Kapuk (PIK). Mereka adalah Kateni asal Ngawi, Cecep Sulaeman asal Bogor, Sugiono, Giman, dan Asmo asal Purwokerto.
(ken/nrl)











































