"Apabila gangguan listrik akibat kerusakan internal bandara, sudah saatnya dilakukan audit jaringan listrik di Bandara," ujar pengamat penerbangan Alvin Lie dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (6/8/2010).
Mantan anggota DPR itu menegaskan, listrik di Bandara Soekarno-Hatta tidak boleh padam. Apalagi di Soekarno-Hatta ada instalasi radar yang mengawasi penerbangan dari Aceh sampai ke Makassar. "Itu yang bisa membahayakan," katanya.
Listrik mati bisa membahayakan penerbangan dan kedaulatan udara kita di udara. "Bandara Soekarno-Hatta kan sudah 20 tahun usianya. Sudah saatnya ditinjau kembali," ujar penghobi olahraga dirgantara ini.
Listrik di Bandara Soekarno-Hatta padam sejak pukul 03.50 WIB sehingga harus di-back up dengan genset. Hal ini menyebabkan komputer check in maskapai penerbangan mati dan para calon penumpang tidak bisa dilayani. Antrean check in mencapai 300 meter dan penerbangan delay minimal 30 menit.
(nik/nrl)











































