"Sementara saya prihatin atas pembeberan informasi sensitif dari medan perang yang berpotensi membahayakan individu atau operasi, kenyataannya, dokumen-dokumen ini tidak mengungkapkan masalah apapun yang belum diinformasikan oleh debat publik kami tentang Afghanistan," kata Obama seperti dikutip Reuters, Selasa (28/7/2010).
Obama mengatakan dokumen itu "menunjuk kepada tantangan yang sama yang membawa saya untuk melakukan tinjauan ekstensif dari kebijakan kami pada musim gugur lalu."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang kita harus melihat strategi itu melalui dan, seperti yang telah saya sampaikan kepada pemimpin-pemimpin, saya berharap DPR bisa bergerak hari ini untuk bergabung bersama Senat dengan suara bulat mendukung pendanaan ini. Memastikan bahwa tentara kita memiliki sumber yang mereka butuhkan dan bahwa kita bisa melakukan sesuatu yang penting bagi keamanan nasional," imbuh Obama.
Seperti diberitakan, lebih dari 90.000 dokumen militer AS yang memuat detail-detail rahasia perang Afghanistan dipublikasikan di situs Wikileaks. Tiga dokumen utama yang dipublikasikan itu memuat catatan yang berisi pembunuhan warga sipil Afghanistan yang ditutup-tutupi. (lrn/her)










































