"Nanti ini kan baru 2 minggu lalu terbentuk," ujar Menkopolhukam Djoko Suyanto di Hotel Le Meridian, Jl Sudirman, Jakarta, Selasa (27/7/2010).
Menurut Djoko, siapapun yang menjadi kepala dalam badan ini harus memiliki komitmen yang kuat dalam pemberantasan terorisme. Apakah harus dari militer/polisi?
"Orang yang memiliki komitmen dan memiliki kemampuan," jelasnya.
Djoko membantah jika pembentukan badan ini dianggap cek kosong semata. Menurutnya, ide badan ini sudah lama diwacanakan dengan kementrian terkait.
"Ngga ada. Badan ini baru terbentuk jobdesknya baru disusun," tandasnya.
(ape/ndr)











































