Anggota DPR: Polisi Harus Usut Penyebab Kematian Wartawan Kompas

Anggota DPR: Polisi Harus Usut Penyebab Kematian Wartawan Kompas

- detikNews
Senin, 26 Jul 2010 11:50 WIB
Anggota DPR: Polisi Harus Usut Penyebab Kematian Wartawan Kompas
Jakarta - Kematian wartawan Kompas M Saifullah yang diduga tidak wajar membuat kalangan di Senayan juga ikut bicara. Calon Ketua Komisi I DPR yang membidangi soal informasi, Mahfudz Siddik, meminta aparat kepolisian ikut mengungkap kasus kematian kepala biro Kalimantan itu.

"Saya kira polisi harus selidiki kasus ini sampai tuntas. Kan tidak bisa menunggu saja hasil kerja polisi," kata Mahfudz kepada detikcom, Senin (26/7/2010).

Menurut politisi muda PKS ini, selain menunggu kinerja aparat kepolisian mengungkap kasus ini, asosiasi wartawan seperti AJI dan PWI juga harus membuat tim investigasi. Hal ini diperlukan agar hasil yang diperoleh semakin maksimal dan bisa dipertanggungjawabkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka bisa saja membentuk tim khusus untuk mengungkap motif di balik meninggalnya Syaifullah. Bisa membentuk seperti tim pencari fakta," tegasnya.

Mahfudz menilai sebagai pilar demokrasi keempat, kebebasan pers harus dijaga dan dijunjung tinggi. Salah satunya dengan menghargai profesi jurnalis dan menjaga awak pers dari aktivitas intimidasi dan kekerasan.

Wartawan Kompas Muhammad Syaifullah yang juga merupakan Kepalaย  Biro Kompas di Kalimantan berkedudukan di Balikpapan, ditemukan meninggal di rumah kontrakannya pukul 09.00 Wita. Kematiannya mencurigakan, karena tubuhnya penuh lebam dan keluar busa dari mulutnya.

(yid/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads