Siswono: Munas HKTI Tak Sesuai Tradisi Petani

Siswono: Munas HKTI Tak Sesuai Tradisi Petani

- detikNews
Kamis, 15 Jul 2010 15:23 WIB
Jakarta - Mantan aktivis Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Siswono Yudo Husudo merasa kecewa dengan hasil musyawarah nasional (Munas) HKTI tahun ini di Bali. Baginya Munas yang menetapkan kembali Prabowo Subianto sebagai ketua umum ini tidak lagi sesuai dengan tradisi petani.

"Sangat saya sayangkan bahwa Munas VII HKTI di Bali telah berjalan dengan kurang memuaskan. Dapat disimpulkan Munas itu tidak berjalan sesuai dengan tradisi petani," kata Siswono di Gedung DPR, Jl Senayan, Jakarta, Kamis (15/7/2010).

HKTI selama ini selalu taat pada aturan dan rukun. Tapi yang terjadi pada Munas kali ini adalah penyimpangan AD/ART. "Suasana itu (rukun) tidak terdapat lagi," ujar dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain kecewa, dia juga menyesalkan adanya Munas tandingan yang muncul akibat pengangkatan kembali Prabowo Subianto secara aklamasi menjadi Ketua Umum HKTI. Meskipun itu sering muncul pada organisasi-organisasi yang selesai Munas, tapi harusnya itu tidak perlu terjadi di HKTI.

"Ini sangat saya sesalkan, harusnya Munas itu memberikan peluang seluas-luasnya bagi siapapun yang mau maju. Tidak fair, kalau penyelenggaraan diarahkan pada seseorang yang akhirnya pihak lain tidak puas. Tradisi seperti ini jangan berkelanjutan," jelas salah satu deklarator ormas Nasional Demokrat ini.

Banyaknya para politisi yang ingin maju menjadi ketum HTKI sangat dimaklumi oleh Siswono. Tetapi HKTI harus fokus pada perjuangannya yaitu kepentingan petani.

"Memang terasa sekali, banyak unsur-unsur HKTI yang tertarik dengan salah satu partai. Tapi yang penting organisasi HKTI fokus perjuangkan kepentingan petani," tambah mantan menteri zaman Orde Baru ini.

(lia/yid)


Berita Terkait