"Mungkin lagi bercanda saja. Jangan terlalu ditanggapi serius, biasa-biasa saja. Posisi sekarang sebagai pimpinan dewan sudah saya anggap cukup tinggi, tidak perlu ke menteri nanti malah kelewatan," jelas Priyo kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (14/7/2010).
Hal ini disampaikan Priyo menanggapi pernyataan politisi Golkar Agun Gunanjar Sudarsa yang menuding Priyo mengincar menteri dengan mendorong reshuffle kabinet. Priyo menegaskan, dirinya tidak akan lagi mewacanakan reshuffle kabinet. Priyo menyerahkan evaluasi menteri sepenuhnya ke tangan presiden.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebetulan Priyo pagi tadi menghadiri pertemuan dengan Presiden SBY. Melihat statement SBY yang masih memuji menterinya, Priyo menilai belum ada reshuffle kabinet.
"Saya belum melihat tanda-tanda dalam waktu dekat akan terjadi reshuffle. Tapi kalau Presiden mau, kami setuju,' tutupnya.
(van/mok)











































