"Agenda membahas tindakan Polri terhadap kekerasan ormas-ormas seperti FPI. Kekerasan ormas-ormas tersebut terhadap kelompok minoritas agama, seksual, kelompok miskin kota, bahkan hingga terhadap anggota DPR dan Komnas HAM, dinilai telah demikian meresahkan," kata Usman dalam siaran pers, Rabu (14/7/2010).
Pertemuan akan dilakukan sekitar pukul 13.30 WIB di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta. Selain Usman, tokoh lain yang hadir adalah Mayong dari LBH Jakarta, Dr Thamrin A Tomagola dari Universitas Indonesia, Dr Rumadi dari Wahid Institute, KH Maman Imanul Haq dari Nahdhatul Ulama, dan Jerry Sumampau dari PGI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika tidak ditindak tegas, maka tindakan main hakim sendiri kelompok tersebut akan terus berlanjut, termasuk saat menjelang bulan Ramadan.
"Polri tak boleh kalah set dengan kelompok garis keras. Polri wajib memastikan bahwa pertemuan-pertemuan masyarakat dan pertemuan politik atau unjuk rasa damai itu dihormati dan dilindungi," tutupnya.
(ndr/fay)











































