"Boleh-boleh saja, silakan saja. Perbedaan pendapat boleh-boleh saja," kata Menkum HAM Patrialis Akbar di Kantor Presiden, Jl Veteran, Jakarta, Senin (12/7/2010).
Patrialis menilai, perbedaan pendapat tidak harus lantas dilarang dalam negeri demokrasi seperti Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi hal ini, Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha enggan berkomentar lebih jauh. "Saya tidak ada komentar," katanya saat dicegat wartawan di Istana. Presiden sudah tahu belum berita tantangan debat ini dan tanggapannya bagaimana? "Seperti Anda tahu kan hari ini padat sekali ya," elak Julian.
(anw/nrl)











































