Wakil khusus PM Inggris untuk kunjungan Paus, Chris Patten, mengatakan memang banyak elemen masyarakat Inggris yang mengkritik kebijakan Vatikan, terutama sejumlah kasus pelecehan anak-anak di gereja Katolik Roma di berbagai negara. Mereka diizinkan menggelar aksi untuk mengekspresikan pendapat mereka.
"Saya harap para pendemo bisa menggelar aksi untuk menunjukkan penentangan mereka, dan aksinya tetap menunjukkan sikap toleransi," kata Patten seperti dilansir Reuters, Selasa (6/7/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya pada 1982, Paus Yohannes Paulus II berkunjung ke Inggris. Namun itu bukan menjadi kunjungan kenegaraan, melainkan kunjungan pastoral terkait ketegangan politik Inggris dan Argentina.
(fay/nrl)











































