"Pemerintah tidak perlu malu-malu mengakui kesalahannya dengan menarik LPG 3 kilo karena banyak korban di masyarakat," ujar Sekjen DPP PDIP Tjahjo Kumolo dalam konferensi pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (5/7/2010).
Menurut Tjahjo, banyaknya kecelakaan akibat ledakan gas menunjukkan pemerintah kurang cermat dalam menyosialisasikan konversi minyak ke gas. Masyarakat juga dinilai belum siap dengan koversi mendadak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu, Tjahjo menyampaikan, partainya mendesak pemerintah menarik gas LPG 3 kg. Pemerintah boleh mengedarkan kembali setelah dipastikan tidak ada masalah pasca investigasi mendalam.
"Pemerintah harus menarik, melakukan sosialisasi, dan mengganti dengan tabung yang baru yang sudah aman," tutupnya.
(van/nrl)











































