"Air tanah makam itu bernajis dan patut dicurigai," kata Ketua Komisi Fatwa MUI Pusat Mohammad Anwar Ibrahim di Kementerian Kesehatan, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (2/7/2010).
Anwar mengatakan, air tanah makam itu banyak kotoran yang mungkin berasal dari jenazah sehingga perlu diteliti kebersihannya. Masyarakat Indonesia memang masih mencari jalan pintas untuk kesehatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akhir pekan lalu makam Habib Abdurrahman bin Abdullah Al Habsyi dibongkar. Tempat bekas makam itu rencananya akan dibangun gedung bertingkat.
Setelah tanah makam dikeruk, tiba-tiba saja ada air yang keluar. Warga sekitar lokasi ramai-ramai menyerbu lokasi dan mengambil air tersebut untuk mandi, minum, dan lainnya. Warga malah meyakini air tersebut bisa menyembuhkan penyakit dan baik untuk kesehatan.
(gus/nrl)











































