Koran Mesir tersebut pada 15 Juni lalu memuat kartun yang menggambarkan sebuah kapal kemanusiaan yang tampaknya bertujuan ke Gaza sedang dicengkeram oleh seekor gurita yang membawa bendera Israel berlambang swastika Nazi.
Perbandingan Israel dan Nazi pada kartun itulah yang membuat kedubes Israel melayangkan surat protes ke Al-Watani al-Youm.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini memang merupakan langkah yang tidak biasa bagi Kedubes Israel di Mesir. Sebab selama ini Kedubes Israel cenderung mengabaikan kritik-kritik media di Mesir terhadap Israel.
"Ada banyak komentar dan karikatur anti-Semit di media Mesir yang tidak ingin kami komentari. Namun yang ini tidak menunjukkan oposisi sah atas kebijakan Israel, namun penistaan," ujar Cooper-Zubida.
"Menggunakan simbol swastika Nazi dalam kartun itu, dan bahkan ide penggunaannya merupakan penghinaan atas kemanusiaan dan sama dengan statemen anti-Semit," demikian surat protes yang dilayangkan Kedubes Israel ke Al-Watani al-Youm.
Pihak Al-Watani al-Youm membela pemuatan kartun tersebut. Ditegaskan media mingguan yang merupakan corong Partai Demokrat Nasional pimpinan Presiden Mesir Hosni Mubarak itu, pemuatan karikatur tersebut merupakan masalah kebebasan berekspresi.
(ita/gah)











































