"Penumpang berkurang sampai 50 persen. Mereka lebih milih naik 45 dari Cililitan," ujar sopir Kopaja T 57 jurusan Kampung Rambutan-Blok M,Β Nasution, kepada detikcom, Jumat (25/6/2010).
Nasution menambahkan, kemacetan parah tersebut selain berimbas pada penurunan jumlah penumpang juga berdampak pada dirinya. "Biasanya bisa bawa pulang Rp 100 ribu tiap hari, sekarang cuma Rp 30 ribu," keluhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biasanya cuma satu jam, gara-gara macet di Kalibata bisa sampai dua jam," jelas Nasution.
Rencananya peninggian jembatan dan pembangunan jembatan layang akan rampung pada Desember 2010. Namun demikian, jembatan layang ini tidak sepenuhnya bisa diharapkan untuk mengatasi kemacetan karena hanya bisa dilalui satu lajur dari tiap arah.
"Kalau buat kurangi macet sepertinya tidak ya, karena kendaraan terus bertambah. Mungkin cuma buat hindari banjir aja," jelas salah seorang pekerja di lokasi.
(ddt/rdf)











































