"Saya kira kalau politik yang dilihat jaringannya. Saya khawatir jaringan aktivis bersangkutan akan dibuat ikut bersamanya," ujar peneliti ICW Fahmi Badoh kepada wartawan usai diskusi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (18/6/2010).
Fahmi menyampaikan, aktivis yang diincar PD bukanlah aktivis sembarangan. Dengan merangkul aktivis yang sangat kritis dan punya data lengkap tentang kesalahan pemerintah, PD sekaligus mengamankan citra negatif sang Ketua Dewan Pembina yang juga Presiden SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walaupun keuntungannya menggiurkan, merangkul aktivis juga bisa jadi bumerang bagi PD meski kemungkinannya kecil. Sebab, aktivis bisa merubah mainstream internal PD.
"Diharapkan bisa merubah sistem, bisa menjadikan PD lebih reformis dan pro rakyat, walaupun itu kemungkinannya kecil karena sudah masuk sistem yang mengajak mereka," tutupnya.
(van/yid)










































