Hal tersebut disampaikan Koordinator Pelaksana Jaringan Nusantara (JN), Heru Dharsono, dalam rilisnya kepada detikcom, Kamis (17/6/2010). JN adalah salah satu organisasi pendukung SBY.
"Anas gagal mengakomodasi organisasi-organisasi pendukung SBY seperti Barindo, JN, Majelis Dzikir Nurussalam, dan lain-lain. Dia malah memasukkan Nazar yang merupakan kader PPP sebagai bendaharanya," kata Heru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di tahun 2014 mendatang kita sudah tidak bisa lagi menjual figur. Karena itu soliditas antar kekuatan pendukung SBY harus ditingkatkan," ungkap Heru.
(djo/irw)











































