"Bapak Presiden tidak memberi komentar. Meski beliau mengetahuinya," kata Jubir Presiden Julian Aldrin Pasha usai mendampingi organisasi perempuan Muhammadiyah, Aisyiyah bertemu dengan Presiden SBY di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (16/6/2010).
Kasus video mesum ini telah mendunia. Media AS seperti New York Times dan CNN bahkan juga telah memberitakan tentang masalah ini. Apakah presiden tidak khawatir ini merusak citra Indonesia di mata Internasional?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Julian secara pribadi, berharap jangan sampai penyebaran video ini bisa menimbulkan rusaknya generasi muda. "Jangan sampai ini menimbulkan dampak yang kontra-produktif, terutama bagi kalangan anak muda," ujarnya. (anw/fay)










































