"Kalau bisa ditambah lagi dengan pengadaan CCTV di dalam bus TransJ itu sendiri. Kemudian di halte dan juga di jembatan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Boy Rafli Amar di kantornya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (10/6/2010).
Boy mengatakan, langkah yang dilakukan manajemen TransJ tersebut sudah tepat. Jika ada CCTV, maka akan memudahkan polisi juga dalam mengidentifikasi pelaku. "Dan bisa sebagai alat bukti juga," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau perlu juga ditambah armada agar antrean tidak terlalu banyak. Di atas jembatan malah kadang suka banyak pengemis dan gelandangan," katanya.
(gus/fay)











































