"Kami minta Kementerian Luar Negeri yang melakukan lobi pada pemerintah Mesir, karena kalau kami tidak bisa melakukan lobi diplomatik seperti itu," ujar Ketua Presidium Mer-C, Joserizal Jurnalis, saat ditemui detikcom di kantornya, Jl Kramat Lontar, Jakarta Pusat, Kamis (3/6/2010).
Jose menilai, kinerja Kemlu sangat kurang dalam mengurusi para relawan Indonesia yang tengah menjalankan misi kemanusiaan. Menurut Jose, Kemlu seolah tak mau pusing dan menginginkan para relawan segera pulang ke Tanah Air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jose lantas mencontohkan, saat tahun 2009 lalu Kemlu gagal melakukan lobi untuk membangun masjid dan rumah sakit Indonesia di Palestina. "Sampai-sampai anggaran Rp 8 miliar itu hangus. Sekarang kita coba lagi dengan bantuan pemerintah sebesar Rp 20 miliar," ungkap Jose.
Jose berpendapat, kinerja Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) yang ada di luar negeri justru lebih baik dalam menangani para relawan. "Kalau KJRI di Amman, Yordania, bagus. Tapi kalau di pusat (Kemlu RI) tidak," kritiknya.
(nvc/nrl)











































