"Soal anggaran Rp 15 miliar per dapil itu baru usulan. Belum dibuat keputusan masuk APBN," kata Wakil Ketua DPR Pramono Anung kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (31/5/2010).
Menurut politisi PDIP ini, munculnya wacana tersebut disebabkan banyaknya aspirasi dari daerah
yang meminta dana pembangunan. DPR pun menyambut baik usulan itu dan merumuskan dalam konteks penganggarannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencana tersebut, lanjut Pram, akan menjadi ide bagus sepanjang tidak ada permainan dari anggota DPR. Kalau ada permainan, rencana tersebut justru akan menodai amanat rakyat dan citra DPR.
"Tapi kalau kemudian ada permainan, menjadi tidak baik. Jangan sampai anggota DPR menerima kick back," ingatnya.
(van/yid)










































