"Jadi saat jadi idola, Anas harus hati-hati dalam melangkah. Sekali salah melangkah, kesempatan emas akan berubah sama sekali," kata pengamat politik dari LSI, Burhanuddin Muhtadi, terkait isu Anas mendapat dukungan finansial dari Aburizal Bakrie dalam pencalonan Ketum PD.
Burhanuddin mengatakan hal itu saat dihubungi detikcom, Sabtu (29/5/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Suka tidak suka, Anas pasti jadi putra mahkota," kata dia.
Oleh karenanya, kata Burhanuddin, Anas jangan sampai punya utang budi dengan pihak tertentu jika ia ingin mengkapitalisasi potensinya tersebut di 2014.
"Jangan teriming-imingi dengan finasial, fasilitas kelompok tertentu. Bagaimanapun, posisi Anas yang sangat tinggi," katanya.
(lrn/ndr)











































