"Rokok dapat membunuh separuh dari masa hidup perokok. Yang bisa mati di usia 35-69 tahun," kata Menkes Endang Sedyaningsih menyongsong Hari Tanpa Tembakau Sedunia di gedung Kemenkes, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (27/5/2010).
Menurut Endang, saking bahayanya merokok, seseorang yang menikah dengan perokok mempunyai risiko kanker paru-paru sebesar 20-30 persen. Orang tersebut bisa terkena penyakit jantung. Tak hanya itu, anak-anak yang terpapar asap rokok dapat mengalami pertumbuhan paru-paru yang lambat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu, Endang mengajak masyarakat untuk menghindarkan diri dari kebiasaaan merokok, apalagi di tempat umum. "Tidak merokok lagi di tempat-tempat umum, sarana kesehatan, arena kegiatan anak, dan angkutan umum," pintanya.
(gus/nrl)











































