Politisi PKS Usulkan 2 Nama Jadi Calon Gubernur BI

Politisi PKS Usulkan 2 Nama Jadi Calon Gubernur BI

- detikNews
Kamis, 27 Mei 2010 14:00 WIB
Politisi PKS Usulkan 2 Nama Jadi Calon Gubernur BI
Jakarta - Ancaman krisis global terus membayangi dunia. Untuk mengawal perekonomian Indonesia agar tetap kuat dan tak terseret dalam kubangan krisis yang makin serius ini, BI harus segera dipimpin oleh pejabat definitif yang memiliki kemampuan dan kredibilitas.

"BI sepeninggal Pak Boediono sudah saatnya diisi pemimpin baru karena ancaman krisis global ini serius," kata Ketua DPP PKS Zulkieflimansyah kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (27/5/2010).

Untuk menghadapi ancaman itu, BI membutuhkan pemimpin yang kuat dan punya kemampuan serta kredibilitas yang tinggi. Selain itu, agar tidak terjadi keterputusan, dibutuhkan sosok Gubernur BI yang memiliki reputasi internasional yang levelnya sebanding atau di bawah sedikit Boediono yang saat ini menjadi Wapres.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Gubernur BI harus memiliki kemampuan dan reputasi internasional serta punya jiwa kepemimpinan yang kuat," papar anggota DPR dari FPKS ini.

Saat ditanya soal siapa yang pas dan layak untuk menggantikan Boediono sebagai Gubernur BI di tengah ancaman krisis global yang makin serius ini, Zul dengan tegas menyebut 2 nama yang dinilai telah memenuhi syarat. Dua nama itu adalah, Iwan Jaya Aziz dan Darmin Nasution.

"Di kalangan ekonom, 2 orang itu sudah sangat populer. Prof Iwan itu Guru Besar di Cornell University dan Fakultas Ekonomi UI. Namanya sempat disebut sebagai calon pengganti Boediono saat meninggalkan pos Menko Perekonomian untuk menjadi Gubernur BI, dan kemarin juga masuk nominasi penganti Bu Sri Mulyani," politisi muda ini.

Sementara, untuk Darmin, Zul menilai PJs Gubernur BI ini memiliki pengalaman dan kultur kerja di BI. Sehingga jika terpilih menjadi Gubernur BI, Darmin tinggal melanjutkan tugas yang diembannya saja.

"Itu kelebihan dan kekurangan dari dua orang yang saya nilai layak menjadi Gubernur BI itu. Semua tergantung Presiden yang memilih sebelum disodorkan kepada DPR untuk di fit and propertest," terangnya.

Untuk diketahui, Iwan Jaya Azis merupakan alumnus FE UI tahun 1978. Iwan adalah Guru Besar dengan bidang keahlian Matematika Ekonomi, Operation Research, dan Ekonomi Perencanaan serta Ekonomi Regional.

Pria kelahiran Surabaya, 17 Februari 1953 ini juga sebagai anggota dari berbagai organisasi seperti ISEI (Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia), International Regional Science Association, American Economic Association dan East Asian Economic.

(van/yid)


Berita Terkait