"Ada 3 alasan puisi itu tidak benar (karya Habibie)," kata juru bicara keluarga Habibie, Watik Pratiknya, kepada detikcom, Kamis (27/5/2010).
Alasan pertama, setahu dirinya, Habibie tak pernah membuat puisi untuk Ibu Ainun. Alasan kedua, kalimat-kalimat yang ada dalam puisi tersebut bukan gaya bahasa Habibie.
Alasan ketiga ada kata-kata dalam puisi itu yang sama sekali bukan kepribadian Habibie yakni 'cenderung mendua'.
"Saya kira Pak Habibie juga tidak setuju yang itu. Bahwa sebetulnya cenderung mendua. Itu sama sekali tidak benar," jelasnya.
Potongan puisi yang tak menggambarkan Habibie itu adalah ,"mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua...." (gus/nrl)











































