"Dengan ini menetapkan Bupati dan Wakil Bupati terpilih (Rita dan Ghufron)," kata Ketua KPU Kukar, Rinda Desiyanti, saat membacakan keputusan penetapan, di Ruang Serbaguna Kedaton Kutai Kartanegara, Tenggarong, Sabtu (15/05/2010).
Dalam Pilkada Kukar kali ini juga tercatat memiliki 431.668 orang pemilih yang tersebar di 1.427 TPS. KPU juga mencatat terdapat 277.019 suara sah serta 6.215 suara tidak sah. Sementara pemilih yang menggunakan hak pilihnya tercatat sebanyak 283.234 orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rinda juga menyatakan, terdapat rentang waktu 3 hari mendatang bagi pasangan calon dan wakil bupati untuk mengajukan sanggahan atas hasil pleno tersebut
"Apabila tidak aral melintang, paripurna DPRD Kutai Kartanegara pada 1 Juni 2010, Insya Allah masyarakat Kukar akan segera memiliki Bupati dan Wakil Bupati yang baru," imbuh Rinda.
Sedangkan,anggota KPU I Putu Artha yang turut hadir dalam pleno tersebut mengatakan, kekhawatiran KPU tentang konflik pada Pilkada Kukar tidak terbukti. "Kami mencatat ada 2 wilayah, yakni Kepulauan Riau dan Kutai Kartanegara rawan konflik. Tapi di Kukar semua berjalan lancar," puji Artha.
Kabupaten Kukar pertama kali menggelar pemilihan kepala daerah secara langsung pada tahun 2005 lalu. Syaukani Hasan Rais, yang merupakan ayah Rita Widyasari, terpilih sebagai bupati. Meski akhirnya Syaukani terlibat kasus korupsi dan kini mendekam di penjara.
(djo/djo)










































