Teroris Lebih Pilih Mati Dibanding Tertangkap Hidup Densus 88

Teroris Lebih Pilih Mati Dibanding Tertangkap Hidup Densus 88

- detikNews
Jumat, 14 Mei 2010 15:57 WIB
Jakarta - Anggota teroris lebih memilih mati dibanding tertangkap hidup-hidup oleh Densus 88. Bahkan ada yang kesal jika Densus 88 membiarkan mereka hidup.

"Mereka punya prinsip mati daripada tertangkap," ujar Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri dalam jumpa pers di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Jumat (14/5/2010).

Dalam penggerebekan beberapa bulan terakhir, Densus 88 berhasil menangkap 58 tersangka teroris. 13 Di antaranya terpaksa ditembak hingga tewas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

BHD menceritakan, pernah ada salah seorang tersangka teroris perempuan yang berhasil ditangkap. Namun perempuan tersebut justru marah-marah karena dia dibiarkan hidup.

Menurut BHD, anggota Densus 88 di lapangan pasti sudah mengetahui segala kondisi yang bakal terjadi. Densus pun tidak mau kejadian tewasnya 3 anggota Brimob di Aceh terulang kembali.

"Apa pun di lapangan, anak-anak tidak mau ambil resiko, di Aceh kita kehilangan 3 anggota terbaik," pungkasnya.

(mok/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads