Penutupan penerbangan ke Bali oleh maskapai asal negeri Sakura ini, terkait rencananya menutup sekitar 50 rute penerbangan domestik dan internasionalnya. Penutupan ini akan dilakukan per 1 Oktober 2010.
Demikian disampaikan General Manajer PT Angkasa Pura (AP) I (Persero) Bandara Ngurah Rai Heru Legowo, di kantornya di Bandara Ngurah Rai, Senin (10/5/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dampak lainnya adalah berkurangnya pemasukan pasca penutupan rute JAL ini ke Bandara Ngurah Rai. Bahkab, industri pariwisata Bali juga akan terkena imbasnya. ''Seluruh elemen pariwisata, termasuk hotel, fasilitas wisata, dan lainnya akan merasakan dampaknya," kata Heru.
Saat Ini, Jepang merupakan salah satu pasar utama pariwisata Bali. Bahkan selama beberapa tahun, Jepang menjadi negara penyumbang wisatawan terbanyak kepada Bali disusul Australia.
JAL akan menutup rute penerbangannya dari dan ke Bali di dua kota di Jepang menyusul kolapsnya bisnis JAL.
Namun, Bali masih bisa bernafas lega karena pada saat bersamaan sejumlah maskapai asing akan segera terbang ke Bali mulai Juni 2010. Bahkan ada yang menambah rute, diantaranya maskapai penerbangan yang menerbangi rute Bali-Australia.
(djo/djo)











































