"Pengumuman kesepakatan baru yang hanya sekitar 48 jam setelah diumumkannya kepindahan Sri Mulyani ke Bank Dunia memperkuat opini bahwa kasus Century merupakan upaya untuk menjegal Sri Mulyani," kata Ketua DPP PAN Bara Hasibuan dalam rilis yang diterima detikcom, Senin (10/5/2010).
Menurut Bara, timing dalam memutuskan sesuatu dalam politik sangat menentukan. Dengan waktu yang tidak tepat itu, parpol koalisi berpotensi gagal mendapatkan kepercayaan publik yang sangat diperlukan untuk menjalankan roda pemerintahan ke depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Bara, publik harus melihat apakah kesepakatan koalisi yang menunjuk Ical sebagai ketua koalisi akan mengorbankan janji utama pemerintahan SBY, yaitu pemerintahan yang bersih dan kebijakan ekonomi yang bebas dari berbagai kepentingan. PAN akan berusaha untuk memastikan bahwa kesepakatan baru tersebut tidak akan mengorbankan janji utama pemerintahan.
"Kegagalan partai-partai koalisi di kesimpulan akhir Pansus adalah karena mereka tidak patuh pada etika koalisi," pungkasnya.
(gah/yid)










































